Stella mengingatkan untuk tak mempercayai studi tersebut karena karya tersebut ditolak sebagai sebuah penelitian.
Ia meminta masyarakat untuk tidak terlalu berfokus pada angka IQ karena masih dapat berubah dan meningkat dengan cara belajar.
“Itu kita akan selalu berpikir, oh anak itu tidak pintar. Karena IQ itu kan fiks. Kita dari lahir sudah mempunyai IQ yang cukup tinggi, kemampuan yang cukup tinggi untuk matematika,” kata Stella, saat menjadi narasumber dalam program Naratama di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2025).
“Orang Indonesia, kita lupakan saja itu IQ, tapi nilai-nilai ulangan, tes, itu penting. Karena itu bisa kita dengan pelajaran, dengan cara belajar, itu kita tingkatkan,” lanjut Stella.
“Tapi kalau IQ itu saya rasa akan menyesatkan pemikiran kita semua,” tandasnya. (*)

