JAKARTA, INIKAMPUS – Mau kuliah gratis, tapi setelah lulus bisa kerja dengan gaji menjanjikan?
Masuk pendidikan vokasi salah satu jawabannya.
Sayang, sampai saat ini, peminat pendidikan vokasi masih terbilang rendah.
Data Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024 menunjukkan, lebih dari satu juta peserta memilih jalur akademik, sementara peminat vokasi hanya sekitar 360 ribu orang.
Pemerintah telah melakukan berbagai upaya perbaikan, termasuk menaikkan jenjang program D3 menjadi sarjana terapan (D4).
Salah satu respons terhadap tantangan tersebut muncul dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dengan mendirikan 11 satuan pendidikan tinggi vokasi.
Salah satunya Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) yang berlokasi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Yang menarik, AUP membuka jalur seleksi khusus untuk anak pelaku utama perikanan.
Misalnya, anak nelayan, pembudidaya, pengolah hasil perikanan, petambak garam, hingga pemasar hasil perikanan.
Ini 10 Kampus Negeri Paling Top di Indonesia versi QS WUR 2026, UI di Puncak
Ini Dia 10 Sekolah Kedinasan Sepi Peminat. Cek Daftarnya
Saat proses pendaftaran, calon pendaftar wajib untuk mengunggah Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) atau dokumen sejenisnya.
Selain itu, calon pendaftar juga wajib melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Hingga saat ini, di kampus AUP Jakarta telah menerima 100 persen pelaku utama sektor perikanan dengan 2.624 peserta didik aktif.
Lebih menarik lagi, taruna/taruni—sebutan untuk mahasiswa AUP—sepenuhnya gratis karena APBN menanggung seluruh biaya pendidikan bagi jalur khusus.

