Selanjutnya, UNIMUS akan mengonversi aktivitas KKN menjadi beberapa mata kuliah.
Purnomo menambahkan, mahasiswa memperoleh pembebasan syarat TOEFL sesuai dengan ketentuan kampus.
Ke depan, UNIMUS akan memperluas jumlah peserta KKN Internasional.
“Program ini menjadi bagian penting Tridarma Perguruan Tinggi pada level global,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor II UNIMUS, Dr. Hardiwinoto, melepas mahasiswa secara resmi.
Ia meminta mahasiswa memanfaatkan program untuk meningkatkan kompetensi diri.
Selain itu, ia mendorong mahasiswa memperluas wawasan dan pengalaman internasional.
“Jalani program ini dengan tanggung jawab dan jaga nama baik UNIMUS,” tegas Hardiwinoto.
Ia berharap kerja sama internasional UNIMUS terus berkembang secara berkelanjutan.
“Internasionalisasi harus meluas ke berbagai negara dan perguruan tinggi dunia,” pungkasnya.

