Lebih dari itu, KKN merupakan amanah bagi mahasiswa dalam bentuk kesempatan mengelola desa-desa untuk menuntaskan berbagai permasalahan sosial.
Priyanto mengajak mahasiswa UNW turut hadir untuk membangun dan membuat perubahan positif di masyarakat dengan menjadi insan akademis yang berdaya guna.
Sementara itu, Rektor UNW, Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum., berpesan agar mahasiswa dapat memegang teguh visi UNW sebagai kampus yang berbudaya sehat sehingga dapat membawa dampak positif yg lebih luas.
Subyantoro juga menegaskan kepada para mahasiswa untuk tetap menjaga nama baik UNW dan terus menyemai budaya-budaya sehat di Kabupaten Semarang.
Di sisi lain, Subiyantoro meminta, para mahasiswa dari 16 program studi (prodi) yang mengikuti kegiatan KKN selama satu bulan, dapat menuntaskan segala masalah sosial di masyarakat.
Materi pembekalan
Pada kesempatan itu, Ketua LPPM UNW, Dr. Ns. Priyanto, M.Kep., Sp.Keb.MB., menyampaikan penguatan strategis kepada para mahasiswa.
Adapun Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM UNW, Aristiyanto, S.Si., M.Pd., menyampaikan materi pembekalan.
Keduanya selaras dalam menyampaikan kiat dan tujuan dalam kegiatan KKN kali ini.
- Mendukung pemerintah pusat maupun daerah untuk menyiapkan generasi emas 2045
- Melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi (pengabdian dan pemberdayaan) dari hasil pembelajaran dan penelitian
- Meningkatkan kepedulian dalam rangka aktualisasi program di daerah
- Membantu mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang dipelajari secara langsung yang sesuai dengan teori sehingga memberi manfaat bagi masyarakat
- Melatih mahasiswa belajar bersama masyarakat untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembangunan
- Membantu masyarakat dalam penerapan ilmu pengetahuan

