Pengembangan Kampus
Sementara itu, Yayasan Kesehatan Telogorejo juga sedang mempersiapkan masterplan pengembangan kampus baru Universitas Telogorejo Semarang.
Kampus baru ini berada di atas lahan seluas 4,6 hektare dengan konsep green building.
Terdapat laboratorium berstandar internasional hingga fasilitas modern untuk mendukung pembelajaran dan riset.

Dari Tan Malaka ke Devit, Semangat Kolektif Pendidikan dari Desa di Minangkabau
Mendiktisaintek: Kampus Bukan Menara Gading, Tetapi Lokomotif Perubahan
“Targetnya beroperasi pada 2027,” jelasnya.
Sebagai pengembangan pula, Universitas Telogorejo Semarang juga memperluas jejaring kemitraan internasional.
Rumah sakit ternama di Uni Emirat Arab, Jepang, hingga Jerman juga menyatakan kesiapannya untuk merekrut lulusan Telogorejo.
Termasuk secara internal melalui penguatan sinergitas SMC RS Telogorejo berupa kolaborasi riset.
“Harapan kami, melalui berbagai upaya tersebut dapat mendorong beragam inovasi.”
“Prinsipnya, Universitas Telogorejo Semarang siap menjadi pusat kolaboratif lintas ilmu.”
“Nantinya bisa berdampak nyata baik secara nasional maupun internasional,” harap Ir Hendro. (*)
Sumber: Universitas Telogorejo Semarang

