Sementara itu, Puan Nabila, selaku pihak manajemen Malaysia Airports menyampaikan bahwa pengenalan tari di KLIA sudah berlangsung selama lima tahun.
“Selain untuk mengenalkan budaya Malaysia, pertunjukan juga bertujuan menyerap tenaga kerja, khususnya dalam bidang seni, mengingat mayoritas performer menjadi pegawai tetap di KLIA,” kata Puan.
Penelitian ini merupakan bagian dari kerja sama lintas negara dalam bidang seni pertunjukan dan pariwisata budaya.
Para peneliti berharap, penelitian tersebut dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan kebudayaan di ruang publik, baik di Malaysia maupun di Indonesia. (*)

