Karena itu, UAD dapat memantau jumlah mahasiswa yang berpindah setelah lolos seleksi jalur mandiri.
“Dari mereka yang sudah registrasi dan membayar di UAD, begitu ada program mandiri di sana, tersedot semuanya sekitar 15 persen,” katanya.
Jalur Mandiri Picu Ketidakpastian PTS
Selanjutnya, Muchlas menyoroti pelaksanaan jalur mandiri yang masih berlangsung hingga Juli bahkan Agustus.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat perguruan tinggi swasta menghadapi ketidakpastian jumlah mahasiswa baru.
Sebab, calon mahasiswa yang telah memastikan diri kuliah di PTS masih berpeluang berpindah ke PTN.
“Itu menjadi problem. Mahasiswa yang sudah registrasi di PTS masih bisa berpindah ketika diterima lewat jalur mandiri PTN,” tegasnya.
PTN-BH Dinilai Semakin Agresif
Di sisi lain, Muchlas menilai persaingan antara PTN-BH dan PTS semakin ketat.
Ia mengatakan PTN-BH kini menghadapi tuntutan kemandirian finansial yang serupa dengan kampus swasta.
Karena itu, PTN-BH cenderung meningkatkan kuota penerimaan mahasiswa baru untuk menambah pemasukan.

