Selama ini, pembuatan keramik bermotif emboss di Indonesia masih didominasi teknik manual.
Di satu sisi, teknik ini memakan waktu lama (lebih dari satu bulan)
Di sisi lain, hasil keramik dengan teknik manual tidak selalu konsisten secara kualitas.
Efisiensi waktu
Tim Riset UAJY merancang proses baru yang memanfaatkan Artistic CAD/CAM dan CNC Router, sehingga waktu produksi terpangkas menjadi kurang dari dua minggu.
Bagaimana hasilnya?
Inovasi ini menghasilkan keramik puzzle dengan presisi tinggi (error < 2 mm) dan penyusutan cetakan < 15 persen.
Produk keramik puzzle kini siap untuk hotel, masjid, galeri, hingga rumah tinggal.
Singkatnya, penelitian ini menonjolkan proses handmade ke hi-tech.
Lebih dari sekadar inovasi teknis, penelitian ini memperlihatkan bagaimana warisan budaya Indonesia bisa diolah menjadi produk industri bernilai tinggi.
Di satu sisi, inovasi ini mengedepankan hilirisasi riset, kolaborasi lintas sektor, dan semangat pengabdian.
Di sisi lain, karya ini membuktikan bahwa riset dari kampus dapat menjawab kebutuhan industri, memberdayakan UMKM, dan menembus pasar global dengan jati diri Indonesia. (*)

